Dua Kali Gagal Berangkat Haji Slamet Buang Tetap Optimis

Home / Berita / Dua Kali Gagal Berangkat Haji Slamet Buang Tetap Optimis
Dua Kali Gagal Berangkat Haji Slamet Buang Tetap Optimis Slamet Buang disela-sela kegiatan gowes (FOTO: Koleksi Pribadi for TIMES Indonesia)

TIMESPADANG, YOGYAKARTA – Rasa kecewa tidak dapat disembunyikan dari raut wajah Slamet Buang salah satu jema'ah calon Haji asal Kabupaten Bantul yang gagal menunaikan ibadah haji. Menyusul keputusan pemerintah yang tahun ini tidak menyelenggarakan ibadah haji. Ditemui di rumahnya dusun Manding Sabdodadi, Bantul, Sabtu (6/6/2020), pria 64 tahun ini mengaku ini kali kedua dirinya gagal menunaikan ibadah haji.

Setelah pada tahun 2010, dirinya juga tidak dapat berangkat ke tanah suci karena tidak dapat meninggalkan pekerjaaannya. Setelah menanti hampir sepuluh tahun dirinya kembali gagal menunaikan rukun Islam kelima ini karena muncul Pandemi Covid-19.

Meski merasa kecewa namun Slamet Buang menganggap semua ini sudah menjadi kehendak Allah SWT. Sehingga dirinya hanya pasrah dan ikhlas menerima kondisi ini. 

"Sebagai manusia saya hanya dapat menjalani dengan sabar suratan takdir Sang Pencipta," aku Slamet Buang.

Pria yang pernah mengabdikan diri di salah satu perguruan tinggi swasta ini mengaku tidak akan menarik biaya pelunasan ibadah haji senilai Rp 35 Juta. Selain harus melalui proses dari awal bila ingin kembali mendaftar sebagai Jama'ah Calon Haji. Dirinya optimis tahun depan dapat memenuhi panggilan Allah untuk menyempurnakan rukun Islam. 

Kepala Kantor Kementerian Agama Bantul Aidi Johansyah memastikan terdapat 927 Jama'ah Calon Haji dari Kabupaten Bantul yang gagal berangkat tahun ini. Kepada mereka Aidi berharap dapat menerima keputusan ini dengan ikhlas. Sebab keputusan ini diambil dengan pertimbangan melindungi rakyat Indonesia dari potensi tertular Covid-19 bila tetap melaksanakan ibadah haji.

Menyusul belum terdapatnya jaminan negara yang benar-benar bebas dari penularan Covid-19 termasuk Saudi Arabia. Bagi jema'ah calon haji yang gagal berangkat dapat menarik kembali biaya pelunasannya. Namun, bagi yang tidak menarik biaya pelunasan akan secara otomatis terdaftar sebagai jema'ah calon haji tahun 2021. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com